LPPM Unbrah Gelar Workshop Penyusunan Road Map Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah menggelar workshop penyusunan road map dari Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (RIPP) di Ruang Sidang Rektor Kampus Unbrah, Aie Pacah Padang, Senin 13 Januari 2019.

Kepala LPPM Unbrah Dr. drg. Yulia Rahmad, M.Kes mengatakan tujuan menggelar workshop dan mengundang setiap perwakilan program studi dan fakultas tersebut guna mematangkan road map atau RIPP.

Sebelumnya kata Kepala, LPPM telah memiliki road map yang berakhir pada tahun ini semenjak lima tahun ke belakang. Akan tetapi dengan adanya pembaruan pada beberapa kondisi tentu perlu dilakukan perubahan dan dapat dipakai oleh seluruh fakultas.

Harapannya setelah workshop dapat dirumuskan sub tema dari tiga tema yang dihasilkan dari diskusi hari ini yakni kesehatan dan obat, sosial humaniora dan kebencanaan. Nantinya fakultas memetakan sub tema penelitian yang akan disesuaikan dengan LPPM sehingga memperoleh sebuah road map yang akan digunakan di beberapa tahun mendatang. Tentu juga akan disesuaikan dengan tema penelitian yang ada di Dikti.

Sementara itu Wakil Rektor I Unbrah Dr. rer. nat. Ir. Syafrimen Yasin, M.S, M.Sc yang menjadi narasumber memaparkan terdapat kajian yang perlu diperhatikan dalam penyusuan road map atau RIP.

Beberapa hal tersebut antara lain mulai dari pendahuluan, landasan pengembangan unit kerja, garis besar RIP unit kerja, sasaran, program strategis dan indikator kinerja, kemudian pada pelaksanaan RIP unit kerja.

Beberapa hal yang menjadi acuan dalam penyusunan RIP itu kata wakil rektor antara lain potensi yang dimiliki institusi mulai dari sumber daya, fasilitas dan kelebihan lainnya. Kemudian menyesuaikan dengan visi dan misi universitas serta fakultas.

Insititusi dalam LPPM mengarahkan fakultas untuk memetakan penelitian mulai dari unggulan kemudian turunannya. Seperti di Unbrah yang fokus pada bidang kesehatan tentu penelitiannya akan mengacu pada aspek tersebut.

Meskipun demikian tidak tertutup kemungkinan juga dapat mengambil turunan masih terkait kesehatan namun dirujuk pada bidang lain seperti sosial, ekonomi, dan kebencanaan.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi, setiap perwakilan fakultas menyampaikan pemikiran dan sarannya.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari lima fakultas yakni Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat, Ekonomi dan Vokasi.