
Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menggelar Audit Mutu Internal (AMI) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 di Ruang Sidang Rektorat Universitas Baiturrahmah, Jumat (17/4/2026) hingga Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memastikan proses PMB berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar mutu yang ditetapkan.
Audit tersebut secara khusus menyasar pelaksanaan PMB tahun 2023 dan 2024, dengan fokus pada tata kelola, proses operasional, serta efektivitas sistem seleksi mahasiswa baru. Kegiatan ini juga menjadi langkah evaluatif dalam meningkatkan daya saing institusi melalui kualitas input mahasiswa.
Wakil Rektor I Unbrah, dr. Rinita Amelia, M.Biomed, Ph.D, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menegaskan bahwa proses PMB harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Ia menilai bahwa tata kelola yang baik dalam PMB akan berdampak langsung terhadap kualitas lulusan dan reputasi institusi.

Kepala LP3M Unbrah, Dr. drg. Utmi Arma, MDSc, menyampaikan bahwa AMI merupakan bagian penting dalam siklus penjaminan mutu internal yang juga menjadi tuntutan dalam akreditasi eksternal. Menurutnya, budaya mutu yang tinggi harus terus dijaga melalui evaluasi berkelanjutan seperti AMI.
Ia menambahkan bahwa data PMB yang dimiliki saat ini telah lengkap, sehingga memudahkan proses audit dalam menilai kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Hal ini menjadi indikator bahwa sistem dokumentasi yang dibangun telah berjalan dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, AMI PMB 2026 memfokuskan penilaian pada berbagai aspek, di antaranya perencanaan PMB, penetapan target, kriteria dan sistem seleksi, pelaksanaan ujian, hingga indikator kelulusan. Selain itu, sistem pendukung serta proses verifikasi dan validasi data calon mahasiswa juga menjadi perhatian utama.

Tidak hanya aspek proses, audit juga menilai outcome dari pelaksanaan PMB, termasuk tingkat kepuasan pemangku kepentingan, tren jumlah mahasiswa baru, rasio pendaftar, serta kemampuan institusi dalam meningkatkan animo dan kualitas calon mahasiswa.
Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 dan 2 serta efektivitas strategi promosi turut menjadi bagian dari evaluasi, guna memastikan bahwa upaya yang dilakukan benar-benar berdampak pada peningkatan mutu penerimaan mahasiswa baru.
Tim auditor dalam kegiatan ini dipimpin oleh Ira Suryanis, S.Keb, M.Keb dengan anggota Sri Oktarina, SKM, MKM dan Apt. Siska Ferilda, M.Farm. Mereka melakukan audit secara menyeluruh melalui telaah dokumen dan wawancara.
Wawancara dilakukan terhadap penanggung jawab di masing-masing bagian sesuai kriteria penilaian. Selain itu, tim auditor juga melakukan wawancara dengan mahasiswa untuk menggali tingkat kepuasan terhadap layanan PMB yang telah berjalan.

Berbagai dokumen pendukung seperti surat undangan, notulen rapat, hingga temuan mayor turut menjadi bahan evaluasi dalam proses audit. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses memiliki rekam jejak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Permintaan Tindak Koreksi (PTK) serta penandatanganan berita acara serah terima hasil AMI PMB 2026. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor II, III, dan IV, serta panitia PMB sebagai bentuk komitmen bersama dalam peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan Unbrah.
