
Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H di Surau Quran, Padang, pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi bagi civitas akademika dalam suasana penuh kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan Unbrah. Suasana berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang diisi dengan sambutan, tausiah, serta sesi kebersamaan antar peserta.
Rektor Unbrah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim , MS dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halal Bi Halal menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan antar unsur di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan ini juga dipandang sebagai gerbang awal untuk melaksanakan berbagai kewajiban dan tugas institusi ke depan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum Halal Bi Halal dapat menjadi titik tolak dalam memperkuat komitmen bersama, terutama dalam menghadapi agenda strategis seperti Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 serta proses akreditasi institusi.
Kegiatan Halal Bi Halal juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Syofyan Hadi. Dalam penyampaiannya, ia mengajak hadirin untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan.
Ia menegaskan bahwa segala hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an memiliki keistimewaan tersendiri. Menurutnya, berada dalam lingkungan yang berhubungan dengan Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan yang perlu disyukuri dan dijaga.
Selain itu, majelis ilmu dipandang sebagai sarana untuk menenangkan jiwa dan memperbaiki diri. Kebiasaan mendengarkan nasihat atau ceramah dinilai sebagai salah satu upaya untuk membuka pintu kebaikan serta menutup pintu keburukan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Halal Bi Halal memiliki makna sebagai upaya menghilangkan penghalang antara manusia dengan sesama maupun dengan Allah SWT. Melalui saling memaafkan, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis dan penuh ketenangan.
Sikap saling memaafkan dipandang dapat membantu meredakan beban batin, terutama ketika seseorang menghadapi kesalahan atau permasalahan. Dengan memaafkan dan meminta maaf, hubungan sosial dapat kembali terjalin dengan lebih baik.

Dalam perspektif spiritual, setiap amal kebaikan yang dilakukan diyakini dapat menghapus dosa-dosa kecil. Oleh karena itu, menjaga lisan, tangan, serta amanah terhadap harta dan kedudukan orang lain menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Owner Surau Quran Center, Afdhal Amran, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Surau Quran Center berdiri sejak tahun 2018 dan berawal dari inspirasi dalam mengembangkan pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Ia menjelaskan bahwa pada awal berdirinya, Surau Quran Center memulai kegiatan dengan sekitar 250 peserta didik. Seiring waktu, lembaga ini berkembang hingga memiliki sekitar 2.000 murid dengan 16 kelas yang mencakup berbagai program pembelajaran.
Program yang dijalankan meliputi nursery class, Quran fun, kelas-kelas berbasis kisah nabi, serta pembelajaran tahfiz. Dalam prosesnya, penekanan pada adab menjadi hal utama yang ditanamkan sejak dini kepada peserta didik.
Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat di lingkungan Unbrah serta semakin memperkuat nilai kebersamaan dalam menjalankan berbagai program institusi di masa mendatang.
