
Fakultas Vokasi Universitas Baiturrahmah akan menyelenggarakan kegiatan Interprofessional Education (IPE) Manajemen Bencana pada tanggal 23–24 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung I Universitas Baiturrahmah sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan dan bencana secara kolaboratif.
Kegiatan IPE Manajemen Bencana ini diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Keperawatan Anestesiologi dan Program Studi Radiologi. Melalui pendekatan interprofesional, mahasiswa dari dua disiplin ilmu tersebut dilatih untuk bekerja sama secara efektif dalam penanganan bencana, sesuai dengan peran dan kompetensi masing-masing.
Pada hari pertama 23 Januari 2026 kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I Vokasi, Ns Iswenti Novera, S.Kep, M.Kep yang mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi sekaligus kuliah tentang kebencanaan telah menjadi keharusan bagi mahasiswa di Fakultas Vokasi untuk mengikutinya.

Hal ini katanya pada kurikulum di Fakultas Vokasi termasuk visi dan misi mencakup ke dalamnya tentang kegawatdaruratan bencana. Sehingga mahasiswa perlu menguasai manajemen kebencanaan sesuai dengan bidang yang diembannnya masing-masing.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai manajemen bencana terpadu, mulai dari tahap pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pasca-bencana. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kerja tim lintas profesi kesehatan.
Sebagai gambaran pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan materi dasar terkait kebencanaan dan sistem penanggulangan bencana di Indonesia. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan awal bagi mahasiswa dalam memahami alur penanganan bencana secara nasional maupun di tingkat daerah.

Pemateri pertama yang dihadirkan dalam kegiatan ini berasal dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), yaitu Inarwan, S.Sos. Dalam paparannya, beliau akan membahas peran BASARNAS dalam operasi pencarian dan pertolongan, serta koordinasi lintas sektor dalam situasi bencana.
Selanjutnya, materi kedua akan disampaikan oleh pemateri dari kalangan klinisi rumah sakit, yaitu Ns. Mulhendra, S.Kep., M.KM. Materi ini berfokus pada penanganan medis korban bencana di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk triase, stabilisasi pasien, dan kolaborasi tim medis di lapangan.
Pemateri ketiga berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni Fachrul Rozi Ramadhan, S.T., M.T. Beliau akan menjelaskan peran BPBD dalam manajemen bencana daerah, perencanaan mitigasi, serta sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah.

Pada hari kedua, kegiatan akan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dari Pemateri ketiga berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni Fachrul Rozi Ramadhan, S.T., M.T. Beliau akan menjelaskan peran BPBD dalam manajemen bencana daerah, perencanaan mitigasi, serta sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi Universitas Baiturrahmah berharap mahasiswa mampu mengembangkan sikap profesional, tanggung jawab, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Pengalaman belajar ini juga diharapkan dapat menjadi bekal penting saat mahasiswa terjun langsung ke dunia kerja.
Kegiatan IPE Manajemen Bencana ini menjadi wujud komitmen Fakultas Vokasi Universitas Baiturrahmah dalam mencetak lulusan yang kompeten, tangguh, dan siap berkolaborasi lintas profesi, khususnya dalam mendukung sistem penanggulangan bencana dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
