Dosen FKG Baiturrahmah Ciptakan Kursi Gigi Portable Untuk Individu Berkebutuhan Khusus

Dosen FKG Unbrah sedang memperagakan alat ciptaannya.

Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Baiturrahmah, drg. Abu Bakar, M.Med.Ed Ph.D menciptakan kursi gigi portable untuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kursi gigi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan ABK dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Kursi gigi ini dilengkapi dengan safety belt yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan individu berkebutuhan khusus selama pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi.

Kursi gigi tersebut kemudian dihibahkan kepada Unit Pelayanan Terpadu Daerah Layanan Disabilitas Pendidikan Inkusi (UPTD LDPI) kota Padang.

Inovasi tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dari pendanaan Yayasan Pendidikan Baiturrahmah.

Kepala UPTD LDPI, Ibu Yoszya Silawati, S.Pd., M.Si menyampaikan terimakasihnya kepada Yayasan Pendidikan Baiturrahmah dan Rektor Universitas Baiturrahmah serta mengapresiasi komitmen serta kepedulian Universitas Baiturrahmah terhadap ABK.

Beliau mengharapkan kursi gigi ini dapat digunakan untuk pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di UPTD LDPI serta akan mengundang SLB-SLB yang ada di kota Padang untuk memanfaatkan akses layanan kesehatan gigi dan mulut.

Permasalahan Kesehatan umum dan gigi butuh perhatian banyak pihak, karena berdasarkan hasil penelitian Ningrum dkk, 2020 melaporkan bahwa Penyandang disabilitas intelektual memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan mulut.

Jumlah karies atau gigi berlubang yang tinggi dikaitkan dengan kebersihan rongga mulut yang buruk, dan perilaku menyikat gigi yang belum efektif serta kurangnya akses kesehatan gigi dan mulut.

Ibu Yosi yang didampingi oleh Bapak Drs. Tarmansyah, A.Md.TW., M.Pd selaku Tenaga Ahli Pendidikan Khusus UPTD LDPI. menyampaikan layanan kesehatan gigi dan mulut dengan kursi gigi khusus ini merupakan yang pertama di kota Padang dan mengungkapkan bahwa dengan adanya kursi ini, pelayanan kesehatan gigi dan mulut individu berkebutuhan khusus dapat meningkat.