Unbrah Gelar Dialog Akhir Tahun Bahas Capaian 2020

Dialog akhir tahun.

Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menggelar kegiatan dialog akhir tahun antara pimpinan universitas dengan civitas akademika guna membahas capaian selama 2020 yang diselenggarakan secara luring di Auditorium Unbrah dan Daring melalui aplikasi ZOOM pada Rabu 23 Desember 2020.

Dalam kegiatan itu Rektor Unbrah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S menyampaikan progres kinerja kampus semua unit selama 2020.

Beberapa hal yang menjadi fokus dialog antara lain antisipasi kampus menghadapi pandemi Covid-19, Kinerja penelitian dan pengabdian, progres akreditasi prodi baru, penambahan jumlah doktor, jumlah mahasiswa, tracer study, dan kuliar daring.

Terkait antisipasi kampus menghadapi Pandemi Covid-19, Unbrah telah mendirikan tim Covid-19 Centre yang telah melakukan kegiatan antara lain perumusan dan penetapan ketentuan hidup di kampus selama masa pandemi, membuat handsanitizer dan desinfektan serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Rektor dan Wakil Rektor II Unbrah.

Tidak hanya itu tim juga menggagas dan melaksanakan webinar yang melibatkan banyak elemen masyarakat mulai dari stakeholder di daerah, guru, siswa dan elemen lainnya.

Kemudian terkait kinerja penelitian dan pengabdian tahun ini ada peningkatan khususnya di klaster pemeringkatan SINTA dari klaster binaan menjadi klaster madya. Bukan hanya itu secara publikasi ilmiah juga mengalami peningkatan kuantitas dan kualitas. Hal ini dengan dicapainya publikasi dengan Q1 yang mencapai 4 publikasi.

Selain itu untuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unbrah juga dinilai baik karena telah menyelenggarakan workshop dan webinar yang berkaitan dengan pengetahuan tentang penelitian dan pengabdian. Selain itu LPPM Unbrah juga mendapatkan program detasering yang kegiatannya workshop serta seminar juga telah rampung dilaksanakan.

Kemudian terkait progres akreditasi program studi baru pada tahun ini telah dilakukan pra akreditasi atau Audit Mutu Internal (AMI) oleh Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M). Keempat prodi baru yakni S1-Farmasi Klinis, D4-Keperawatan Anestesiologi, S1-Administrasi Rumah Sakit, dan S1-Kewirausahaan serta satu prodi Profesi Dokter telah dilakukan AMI secara daring pada tahun ini.

Untuk tahun ini juga Prodi Kebidanan dan Fakultas Kedokteran telah melaksanakan Re-akreditasi di mana Prodi Kebidanan memperoleh nilai B gemuk dari LAMPTKes.

Dialog daring luring.

Kemudian di sektor sumber daya pengajar saat ini terdapat 13 orang lulusan S3 bergelar doktor dan 77 dosen telah bersertifikasi dari 177 orang pengajar di Unbrah.

Terkait sumber daya pengajar ini Rektor meminta kepada dosen untuk meningkatkan kualifikasi dan kualitasnya. Seperti dalam mengurus sertifikasi dan jabatan fungsional, di samping meningkatkan kualifikasi pendidikan.

Kemudian terkait jumlah mahasiswa, rektor mengapresiasi adanya peningkatan jumlah yang masuk dalam tiga tahun terakhir. Akan tetapi ini perlu ditingkatkan sebab beberapa prodi masih memiliki slot untuk mahasiswa baru. Hal ini juga perlu dibarengi dengan upaya meningkatkan IPK mahasiswa di beberapa prodi serta mereduksi lama studi di kampus.

Kemudian juga kata Rektor terkait Tracer Study yang harus dilakukan oleh prodi dan fakultas karena memiliki hubungan pada proses akreditasi. Diharapkan prodi atau fakultas sudah mendapat laporan alumni yang telah bekerja di sebuah instansi.

Peserta Dialog akhir tahun luring.

Terlebih saat ini telah ada Pusat Pembinaan Karier dan Kewirausahaan (P2K2) yang memang fokus pada pengelolaan tracer study dan kewirausahaan.

Hal yang dibahas juga yakni terkait pelaksanaan kuliah daring di Unbrah yang konsisten dilaksanakan di Unbrah semenjak pandemi pada Maret 2020 lalu. Termasuk juga kegiatan seminar, ujian dan wisuda dilakukan secara daring atau virtual.

Rektor juga menyampaikan capaian dosen yang mendapat penghargaan sebagai artikel berkualitas tinggi Kementerian Riset dan Teknologi Kemristek -BRIN tahun 2020.

Rektor juga menyinggung terkait rencana ke depan salah satunya akan meningkatkan intensitas kerja sama, publikasi ilmiah serta perbaikan manajemen.

Di akhir kegiatan dilaksanakan tanya jawab dengan peserta yang merupakan dosen, tenaga kependidikan dan pimpinan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *