Kajian Dhuha : Memperingati Maulid Nabi Dengan Teladan Akhlak Rasulullah SAW

Mahasiswa ikut kajian dhuha daring.

Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menggelar Kajian Dhuha secara dalam jaringan pada Sabtu 31 Oktober 2020 dengan menghadirkan ustadz ternama di Sumbar Drs. H. Samsul Bahri, M.A.

Bertepatan juga dengan peringatan Maulid atau Hari Lahir Rasulullah SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020, kajian dhuha Unbrah juga membahas tentang teladan akhlak Rasulullah SAW.

Dalam penyampaiannya yang disiarkan melalui platform ZOOM dan Live streaming Youtube, Drs. H. Samsul Bahri, M.A memaparkan peringatan Hari Maulid Nabi bagi umat Islam yakni tentang teladan akhlak Rasul.

Seperti yang termaktub dalam Al Quran tugas dari Rasulullah SAW dilahirkan ke dunia yakni untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Drs. H. Samsul Bahri, M.A menyampaikan terdapat lima akhlak yang juga terbagi ke beberapa bagian sebagai tugas Rasulullah kepada umat manusia tersebut.

Drs. H. Samsul Bahri, M.A.

Kelima akhlak tersebut yakni Akhlak kepada Allah yang juga terbagi atas 10 macam, kemudian akhlak kepada Malaikat, akhlak kepada nabi dan rasul, kepada manusia dan kepada alam.

Kesempurnaan akhlak ini menjadi tujuan menuju Akhlakul Karimah selama hidup di dunia dan bekal di Akhirat.

Khusus akhlak Rasul kepada manusia ini kata Ustadz terbagi atas beberapa tingkatan juga, yakni akhlak orang tua kepada anak, akhlak anak kepada orang tua, akhlak suami kepada istri, akhlak istri kepada suami, akhlak bertetangga dan akhlak bersahabat.

Beberapa contoh yang disampaikan ustadz seperti rasa sayang Rasulullah terhadap istrinya Aisyah. Sampai meski hanya diberikan minum berupa air garam Rasulullah tetap menyebut istrinya seorang Humairah atau wanita yang memiliki pipi kemerah-merahan sehingga membuat Aisyah R.A tersipu malu.

Selain kepada istri, akhlak Rasulullah kepada manusia juga diperlihatkan dengan selalu meninggikan derajat wanita dan menghargainya.

Rasulullah menyadari dan mengetahui secara kodrat wanita dinilai lebih lemah dibanding pria untuk itu perlu dilindungi dan disayangi.

Mahasiswa.

Tidak hanya kepada wanita, Rasulullah juga menyayangi keluarga, sahabat, tetangga dan makhluk lainnya.

Ustadz menambahkan dalam sejarahnya, saat jelang Rasulullah lahir terjadi penyerangan oleh Abrahah dari Ethiopia ke Mekah untuk menghancurkan Ka’bah. Namun seperti tersebut dalam Al Quran surat Al Fiil, tentara bergajah itu dihancurkan oleh serangan burung ababil yang sengaja diturunkan Allah SWT.

Makna ini mengandung arti bahwa sebelum Rasul lahir akhlak manusia di Arab begitu buruk dan bahkan ada yang mau menghancurkan Ka’bah yang merupakan tempat paling suci Umat Muslim khususnya saat melaksanakan Haji dan Umrah.

Kegiatan ini dihadiri oleh semua mahasiswa baru Unbrah tahun 2020, dosen dan tenaga kependidikan Unbrah secara daring

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *