Unbrah Gelar Halal Bihalal Jaga Jarak, Silaturahim Idul Fitri 1441 Hijriah

Rektor Unbrah saat memberikan sambutan.


Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menggelar halal bihalal sederhana dengan pola jaga jarak yang melibatkan semua civitas akademika dalam rangka silaturahmi Idul Fitri 1441 Hijriah yang dipusatkan di pelataran parkir Yayasan Pendidikan Baiturrahmah Padang, Selasa 16 Juni 2020.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah H Amran Sutan Sidi Sulaiman beserta istri dan keluarga, Rektor Unbrah dan jajaran hingga dosen dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya Rektor Unbrah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S. memaparkan berbagai hal terutama terkait capaian Unbrah dalam melaksanakan kegiatan selama Pandemi Covid-19 semenjak Maret 2020.
“Kami telah melaksanakan semua kegiatan kampus berdasarkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, mulai dari kuliah daring, pola hidup bersih dan sehat serta penerapan physical distancing selama covid” ujar Rektor.
Untuk kuliah daring kata Rektor hingga akhir semester genap akan dilaksanakan terus tanpa tatap muka, namun pada semester baru akan dipertimbangkan tatap muka atau daring sesuai dengan kondisi perkembangan Covid-19 di Padang.
Di samping kuliah daring rutin yang melibatkan dosen dan mahasiswa, pihaknya juga melakukan rapat dan seminar secara daring.

Civitas akademika melakukan salaman jarak jauh.


Khusus seminar hingga saat ini terus dilaksanakan dalam bentuk webinar dengan menggunakan fasilitas zoom baik seminar lokal, nasional dan ke depan akan dicanangkan internasional.
Dalam hal Webinar Unbrah telah melaksanakan tiga kali Webinar dengan melibatkan sejumlah forkopimda di kabupaten kota Sumbar, dan masyarakat umum. Dalam waktu dekat tepatnya Sabtu 20 Juni 2020 akan dilaksanakan Webinar tentang lifestyle semasa Covid-19 yang sasarannya anak SMA dan pelajar.
Sementara untuk PHBS pihaknya sudah membuat aturan terkait cuci tangan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer. Ini ditempatkan di depan ruangan, sehingga pegawai atau dosen yang baru masuk harus cuci tangan atau disemprot hand sanitizer.
Bukan itu saja, dosen dan pegawai juga diwajibkan cek suhu sebelum memulai pekerjaan. Ke depan pengecekan ini akan dilaksanakan di pintu masuk universitas.
Dalam beberapa kali dalam seminggu, semua ruangan juga disemprot disinfektan termasuk Masjid Baiturrahmah.
Sedangkan untuk penerapan physical distancing dilakukan saat pertemuan darurat di ruang rapat dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter antara satu dengan lainnya. Ini juga berlaku di masjid Baiturrahmah yang telah melaksanakan kembali shalat berjamaah, setelah lebih dua bulan ditutup khususnya Shalat Jumat.
Hal lain yang disampaikan oleh Rektor yakni terkait komitmen Unbrah membantu keringanan mahasiswa selama pandemi salah satunya mengurangi biaya SPP kuliah dan uang ujian akhir Semester.
Menurut Rektor dengan masuknya kebijakan Normal Baru, diharapkan semua civitas akademika mematuhi segala aturan dan protokol yang berlaku.
“Harapannya kita semua selalu dalam keadaan sehat dan hingga pandemi berakhir semua aman dari Covid-19,” ujar Rektor mengakhiri.