Foto bersama.

Momentum kebersamaan dan solidaritas lintas institusi tampak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Tiga fakultas kedokteran dari perguruan tinggi berbeda, yakni Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, dan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang, bertemu langsung di lapangan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Pada Minggu 21 Desember 2025.

Pertemuan tersebut terjadi di tengah pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana. Ketiga institusi hadir dengan semangat yang sama, yaitu memberikan layanan medis, dukungan kemanusiaan, serta memperkuat upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana. Sinergi ini mencerminkan peran strategis institusi pendidikan kedokteran dalam merespons situasi darurat secara cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pemberian bantuan.

Tim dari *Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah* sebelumnya telah melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa pelayanan kesehatan gratis, distribusi bantuan, serta dukungan logistik kesehatan bagi fasilitas pelayanan primer. Di lokasi yang sama, tim dari *Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang* dan *Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang* juga melakukan kegiatan serupa, sehingga tercipta kolaborasi spontan di lapangan.

Foto bersama.

Para tenaga medis dan akademisi dari ketiga fakultas kedokteran saling berkoordinasi dalam pelayanan kesehatan, berbagi peran, serta berdiskusi mengenai kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Kehadiran bersama ini memperkuat pelayanan yang diberikan sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Perwakilan tim menyampaikan bahwa pertemuan di lapangan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan refleksi dari semangat kebersamaan profesi kesehatan dalam menghadapi situasi krisis. Dalam kondisi bencana, batas institusi menjadi tidak relevan, dan yang utama adalah kepentingan masyarakat serta keselamatan pasien.

Ketua PkM FK Unbrah sedang menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Masyarakat dan aparat setempat menyambut positif kehadiran dan sinergi ketiga fakultas kedokteran tersebut. Mereka menilai kolaborasi lintas institusi ini memberikan dampak nyata dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan serta meningkatkan rasa aman dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terdampak bencana.

Melalui pertemuan dan kerja bersama di lapangan ini, ketiga fakultas kedokteran menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya kemanusiaan, memperkuat jejaring akademik-profesional, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pada situasi darurat dan bencana.